Aplikasi ibadah, sebagaimana mestinya.
Manifesto Vakit
Aplikasi ibadah seharusnya seperti apa? Inilah jawaban yang menjadi dasar Vakit ditulis.
-
Harus berjalan tanpa internet
Tidak semua orang selalu terhubung. Waktu salat, kiblat, Al-Qur'an, hadis, dan zikir berjalan penuh tanpa jaringan.
-
Tidak boleh ada iklan
Ibadah menuntut kekhusyukan. Tidak ada iklan yang muncul sendiri di layarmu.
-
Tidak ada fitur yang disembunyikan di balik pembayaran
Beribadah adalah hak semua orang. Tidak ada fitur terkunci, versi istimewa, atau masa uji coba.
-
Semua orang harus bisa memakainya
Yang tidak bisa membaca, kurang melihat, atau tidak melihat sama sekali pun harus mudah memakainya: pembaca layar, huruf besar, kontras tinggi, dan konten yang bisa didengar.
-
Harus benar
Waktu salat tidak boleh "kira-kira". Kedua belas metode perhitungan diverifikasi dengan kalender resmi; selisih satu menit yang tersisa pun masih kami kejar. Setiap teks yang memuat hukum bersandar pada sumber resmi dan sumbernya dicantumkan.
-
Harus bekerja di mana pun di dunia
Di utara tempat matahari tak terbenam berhari-hari, di khatulistiwa, dan dalam perjalanan pun tetap memberi waktu yang benar. "Di sana kami tidak punya pengguna" bukan alasan.
-
Tidak boleh menanyakan siapa dirimu
Tidak perlu akun; nama, surel, dan nomor telepon tidak pernah diminta. Catatan ibadahmu hanya tersimpan di iCloud milikmu dan tidak dijual.
-
Tidak boleh membebanimu
Tidak ada banjir notifikasi, tekanan rentetan, atau lomba lencana. Ia menyingkir saat kamu tidak membutuhkannya.
-
Harus berbicara dalam bahasa semua orang
Ia berbicara dalam 25 bahasa, termasuk yang ditulis dari kanan ke kiri. Muslim ada di mana-mana; aplikasinya pun seharusnya begitu.
-
Harus berdiri di atas dukungan penggunanya
Besar atau kecil, sumbangsih setiap orang menjaga layanan ini tetap berjalan.
Jangan biarkan ibadahmu terputus.
Gratis. Tanpa iklan. Tanpa akun. Bisa offline. iPhone, iPad, Apple Watch, dan Mac — iOS 16.4+, watchOS 9+, macOS 13+.